Politeknik Negeri Padang Gelar Expo Energi Hijau, Kampus Vokasi Siap Jadi Pelopor Energi Terbarukan
Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar Expo Energi Hijau di lobi Gedung Laboratorium Teknologi Terpadu, Selasa (21/10). Kegiatan ini menjadi ajang pameran inovasi energi terbarukan hasil karya mahasiswa dan dosen, sekaligus wujud komitmen kampus vokasi dalam mendorong pemanfaatan teknologi ramah lingkungan di tengah masyarakat.
Expo Energi Hijau PNP merupakan bagian dari Program Kampanye Tematik Sains dan Teknologi (Resona Saintek) yang berada dalam payung besar Semesta (Sinergi Kreasi Masyarakat dan Akademisi untuk Sains Teknologi Nusantara). Program ini didukung oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dengan tujuan mendorong diseminasi hasil riset perguruan tinggi agar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Direktur Bidang Kerja Sama PNP, Ir. Ihsan Lumasa Rimra, menyampaikan bahwa kepercayaan pemerintah kepada PNP melalui program Resona Saintek menjadi motivasi bagi kampus vokasi untuk terus mengembangkan inovasi di bidang energi baru dan terbarukan.
“Program ini berfokus pada pengembangan teknologi energi hijau serta kecerdasan buatan. Kami berharap inovasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi prototipe, tetapi dapat diimplementasikan secara luas di masyarakat,” ujar Ihsan.
Beragam Inovasi Energi Terbarukan Dipamerkan
Dalam expo tersebut, PNP menampilkan berbagai inovasi teknologi terapan, di antaranya sistem listrik tenaga surya, pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH), hingga perangkat teknologi pendukung energi hijau lainnya. Seluruh karya merupakan hasil kolaborasi mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi.
Pengunjung yang terdiri dari mahasiswa, pelajar sekolah, dosen, serta masyarakat umum tampak antusias mengunjungi setiap stan. Mereka mendapatkan penjelasan langsung mengenai cara kerja teknologi, potensi penerapan di lapangan, serta manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.
Riset Vokasi untuk Kebutuhan Masyarakat
Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri, mengapresiasi keterlibatan aktif sivitas akademika dalam mengembangkan riset terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kekuatan pendidikan vokasi terletak pada kemampuan mengubah riset menjadi solusi praktis.
Ia juga menegaskan komitmen PNP untuk menjadi kampus yang mandiri energi. Salah satu langkah yang tengah direncanakan adalah pemasangan panel surya di sejumlah gedung kampus sebagai upaya efisiensi energi sekaligus contoh nyata penerapan teknologi terbarukan.
“Kampus vokasi harus menjadi teladan. Tidak hanya menghasilkan lulusan terampil, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan berkelanjutan di daerah,” ujarnya.
Bagian dari Strategi Diseminasi Riset Nasional
Melalui Expo Energi Hijau, PNP memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang aktif dalam menyebarluaskan hasil riset dan inovasi. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Resona Saintek yang menempatkan kampus sebagai penghubung antara dunia akademik, industri, dan masyarakat.
Dengan menghadirkan inovasi langsung di ruang publik kampus, PNP berharap teknologi energi terbarukan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga dapat diadopsi dan dikembangkan lebih lanjut untuk menjawab tantangan energi di masa depan.

